Feeds:
Posts
Comments

Archive for July, 2011

Wah selamat ya buat anda yang mendapatkan panggilan wawancara .. girang girang gimana gitu .. tapi sedikit kekhawatiran. Itu wajar .. semoga bisa sedikit membantu … disini saya mencoba sharing persiapan-persiapan interview yang saya dapatkan dari pengalaman saya pribadi maupun berdasarkan advise teman2 yang sudah sukses mendapatkan pekerjaan yang mereka inginkan:

1. Penampilan
– Pakaian sesuaikan dengan jenis pekerjaan dan posisi yang dilamar
– Rapi
– Bersih
– Untuk wanita jangan pakai baju terlalu seksi dan warna yang norak
(Saya biasanya memilih warna coklat dan penampilan sederhana tetapi menarik)
– Untuk wanita make-up biasa aja deh yang natural
– Pria sebaiknya rambut dipotong rapi kecuali anda melamar posisi designer atau writer 😛
– Senyum, santai tetapi anda seorang yang serius

2. Ketahui perusahaan yang anda tuju
– Jangan datang tanpa mengetahui perusahaan yang anda tuju, mengapa ? Selain anda akan mendapat bayangan mengenai tempat anda akan bekerja dimana sekaligus memberikan “confident” ketika anda interview terhadap user.
– “Hint” … ketika anda sedang diinterview .. di akhir interview biasanya akan ada pertanyaan seperti ini, apakah anda punya pertanyaan terhadap kami. Biasanya saya akan bertanya terkait perusahaan yang saya tuju, minimal saya katakan bahwa saya sudah membuka website perusahaan dan saya nyatakan .. oh customernya x,y dan z ya Pak or Bu. (Interviewer biasanya terkesima dengan pertanyaan saya ini dan menganggap saya semangat sekali untuk bekerja di sana and ready to join).

3. Nah sampai deh ke pertanyaan2 umum pada saat wawancara kerja :
3.1. Ceritakan mengenai diri Anda!
: Ups … jangan terjebak dengan menjawab mengenai hobi, saudara dan keluarga, hewan piaraan, teman dan lain sebagainya. Berikan penjelasan yang berguna dan memberikan manfaat kepada perusahaan.
– Kuliah dimana, jurusan apa
– Terakhir bekerja di mana, posisinya apa
– Projek-projek yang pernah anda tangani
– Sertifikasi atau pelatihan yang berkaitan dengan posisi yang ditawarkan

3.2. Apakah kelemahan dan kelebihan Anda?
: Banyak saran menyatakan bahwa kita harus bilang workaholic sebagai kelemahan kita, tp saya kurang setuju. Kalau tidak demikian mengapa harus berbohong mengatakan anda seorang workaholic. Bullshit, daripada ketika dijalani mengeluh setiap hari. Saya lebih suka menjawab jujur untuk pertanyaan yang satu ini.
Biasanya saya akan katakan kelebihan saya adalah, saya seorang yang jujur (heey hari gini orang jujur susah ditemukan loh), saya suka belajar hal baru, saya selalu bisa bekerja dalam tim, give me deadline .. i’ll do it, saya helpfull.
Untuk menjelaskan kelemahan biasanya saya jujur menyatakan kelemahan saya, tetapi saya akan menyambungnya dengan sebuah solusi. Misalnya saya pelupa, jadi saya mengatasinya dengan membawa buku catatan kecil kemanapun saya pergi. Saya kurang teliti dalam pekerjaan clerical, tapi saya sedang belajar membuat arsip yang baik untuk pekerjaan2 saya karena saya sadar bahwa hal ini dibutuhkan.
Begitulah .. jujur dengan kelemahan kita tapi berikan solusi. Tidak ada atasan yang suka mendapat laporan masalah tanpa kita berikan gagasan solusi.

3.3. Kenapa anda meninggalkan pekerjaan sebelumnya?
: Nah kalau yang ini jangan jujur-jujur banget jika ada masalah di pekerjaan sebelumnya. Hindari menjelek2an perusahaan lama. Katakan saja ingin mendapatkan karir dan gaji yang lebih baik jika saat ini anda masih sedang bekerja di perusahaan yang lama.
Kalau sudah terlanjur berhenti, katakan bahwa perusahaan lama mengalami masalah dan anda terpaksa dipindahkan ke posisi yang tidak menjadi passion anda dalam bekerja. Sehingga anda memilih untuk berhenti dan mencari pekerjaan baru. (Menunjukkan kepercayaan diri anda terhadap prinsip2 anda, percaya pada masa depan anda .. dan anda tau apa yang anda mau untuk karir anda.)

3.4. Anda bisa bekerja bersama tim?
: “YA” … tanpa tim anda tidak akan bekerja dengan efisien dan cepat. Anda membutuhkan mereka.

3.5. Berapa jumlah gaji yang Anda inginkan?
: Jangan memberikan angka seolah2 anda hendak merampok perusahaan yang anda tuju. Biasanya saya berikan harga gaji untuk take home pay saya dijelaskan lebih lanjut mengenai rincian kebutuhan2 saya seperti tempat tinggal, transportasi, asuransi dan tabungan sehingga saya mematok angka tersebut. Intinya anda siap berdiskusi dan bernegosiasi untuk hal ini tapi tolong anda tidak ingin berkekurangan dengan bekerja di sana. (win win solution bagi kedua belah pihak)

3.6. Kenapa kami harus menerima anda?
: Karena anda berpengalaman di bidang tersebut, dan anda yakin bahwa anda adalah orang yang dibutuhkan. Tunjukkan semangat anda bahwa “YA” anda membutuhkan pekerjaan ini. Tapi tidak mengemis, cukup menunjukkan semangat.

3.7. Apa saran Anda untuk meningkatkan kinerja perusahaan?
: Wohooo jangan sembarangan menjawab jika anda tidak melamar posisi executive. Anda harus menjawabnya dengan jujur bahwa Anda tidak mengetahui fakta situasi perusahaan yang sesungguhnya. Katakan bahwa Anda akan melihatnya dulu dengan seksama dan setelah itu akan memberikan pendapat dan saran jika memang ada sarana untuk hal hal seperti ini.

4. Belajar tentunya, siapa tau anda akan diberikan ujian sesuai dengan kemampuan yang sedang ditawarkan.

5. Doa

6. Goodluck dari saya 😉

Read Full Post »

Absolutely it is not dear. C’mon there are times when we live in chaos, and we always survive from it.
Do we remember that moments ? 🙂

If we realize that every problems have an expired period, we wouldn’t afraid of our future. But feeling of worry is good, as long as it is not too much. (something that “too much” isn’t good right fellas ? .. )
Why we need worry’s feeling ? “To make us aware for our comfort zone”.

(more…)

Read Full Post »

(Berdasarkan Teori Maslow)

Menurut Abraham Maslow manusia mempunyai lima kebutuhan yang membentuk tingkatan-tingkatan atau disebut juga hirarki dari yang paling penting hingga yang tidak penting dan dari yang mudah hingga yang sulit untuk dicapai atau didapat. Motivasi manusia sangat dipengaruhi oleh kebutuhan mendasar yang perlu dipenuhi.

Kebutuhan Maslow harus memenuhi kebutuhan yang paling penting dahulu kemudian meningkat ke yang tidak terlalu penting. Untuk dapat merasakan nikmat suatu tingkat kebutuhan perlu dipuaskan dahulu kebutuhan yang berada pada tingkat di bawahnya.

Lima (5) kebutuhan dasar Maslow – disusun berdasarkan kebutuhan yang paling penting hingga yang tidak terlalu krusial :

1. Kebutuhan Fisiologis
Contohnya adalah : Sandang / pakaian, pangan / makanan, papan / rumah, dan kebutuhan biologis seperti buang air besar, buang air kecil, bernafas, dan lain sebagainya.
2. Kebutuhan Keamanan dan Keselamatan
Contoh seperti : Bebas dari penjajahan, bebas dari ancaman, bebas dari rasa sakit, bebas dari teror, dan lain sebagainya.
3. Kebutuhan Sosial
Misalnya adalah : memiliki teman, memiliki keluarga, kebutuhan cinta dari lawan jenis, dan lain-lain.
4. Kebutuhan Penghargaan
Contoh : pujian, piagam, tanda jasa, hadiah, dan banyak lagi lainnya.
5. Kebutuhan Aktualisasi Diri
Adalah kebutuhan dan keinginan untuk bertindak sesuka hati sesuai dengan bakat dan minatnya.

Bagaimana dengan anda, kebutuhan-kebutuhan mana saja yang telah terpenuhi dalam hidup anda pribadi.

Coba anda jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini : (more…)

Read Full Post »

Sejenak merenungi masa depanku .. mau jadi apa kelak ..
Rasanya aku ga cocok di sales .. aku punya passion dalam sebuah project … tapi terasa ga kuat untuk menjadi seorang sales. Aku ga bisa bermanis2 untuk sesuatu yang ga jelas.

Tapi aku suka project .. jadi rasanya pingin banget jadi seorang project manager. Toh selama ini udah punya pengalaman meleading beberapa project.

(more…)

Read Full Post »