Feeds:
Posts
Comments

Archive for March, 2013

Image

 

Janganlah kau ungkit masa laluku. Menuduhku dengan jari telunjukmu, seakan kau tak punya noda di tubuhmu. Aku pun sama sepertimu, aku benci bagianku yang buruk. Tatkala aku mampu menerima masalaluku, berdamai dengan burukku, bersyukur atas kehidupanku. Aku ingin melangkah, keluar dari lubang penderitaanku … naik ke atas menuju sinar yang sangat indah. Kumampukan diriku berjuang dan merangkak .. penuh luka, tapi dengan satu kepercayaan .. kutarik dan kupaksa hatiku untuk satu hal, membuka lembaran baru.

Di sini aku, telah melupakan masa laluku .. berjalan dengan mantap .. hati penuh keyakinan, mata yang menatap gembira penuh ambisi dan semangat. Kenapa kau tega menghancurkannya, berkeping-keping menjadi debu dan tetesan air mata. Aku hanya bisa menatapmu .. bertanya .. kenapa kau lakukan ini, apa salahku kepadamu. Tidakkah aku boleh bahagia, begitu besarkah kesalahanku di masa lalu. Tidakkah kau pernah melakukan kesalahan di masa lalumu, sama sepertimu .. aku ingin melupakannya .. aku ingin membuka lembaran baru.

Buku yang sedang aku bangun, hancur berkeping-keping ,,, menjadi debu, hanya bisa menyaksikan angin membawanya pergi .. Tuhanku, sisa debu yang masih tertinggal ini .. aku mohon jangan biarkan angin membawanya pergi juga, biarkanlah .. perkenankanlah aku mengumpulkannya kembali. Dengan sisa tenaga yang ada, sisa iman yang ada .. sisa airmata yang ada … dan dengan pengampunan dan kekuatan daripadaMu, aku akan membangunnya kembali.

Bagi mereka yang saat ini menolakku, menunjukku dan mencemoohku, Tuhan aku mengampuni mereka karena mereka tidak tau apa yang mereka perbuat. Dan Tuhan berikanlah kesadaran kepada mereka, bahwa kesempurnaan hanya milik Tuhan semata.

Read Full Post »

Bayi kecil yang tak kunjung datang …

Image

Pagi ini, aku membaca status BBM seorang sahabat yang tampak pedih. Bunyinya kira-kira seperti ini “Pergi Kau, semua Kau ambil .. aku tak butuh Engkau”. Bagi mereka yang membacanya, mungkin ada yang lantas berpikir, wah dia kenapa sampai menulis hal seperti itu .. jahat sekali dia pada Tuhan. Tapi kita tidka boleh memvonis dulu sebelum tau situasi sebenarnya kan.

Karena dia sahabat baikku dulu waktu SMA, lalu aku tak segan bertanya .. ada apa .. kenapa status kamu sampai begitu. Dia membalas … “aku keguguran tien”. Aku sedih membacanya, lalu aku menelpon dia … siapa tau sahabatku ini sedang butuh seorang teman.

Selama tiga tahun menunggu sang buah hati, akhirnya datang juga dengan usia beberapa minggu .. tetapi ternyata keguguran pagi ini. Dia tinggal sangat jauh di pulau papua yang terpencil, sendirian bekerja .. suami-nya juga pulang sekali seminggu, bahkan dokter pun jarang di sana, .. aku merasa sangat sedih dan kasihan padanya.

Aku katakan, yang sabar yah … Tuhan akan berikan penggantinya pada waktu yang tepat. Tetapi dia menanggapi perkataanku dengan pesimis, lalu dia bercerita .. bahwa dia baru saja konsultasi dengan dokter, bahwa rahim dia mengalami penyumbatan sel telur. Setelah minum obat, dia hamil … dan sekarang keguguran.

Sedih mendengarnya, lalu aku bilang … sekarang kita bersyukur dulu .. kita ga pernah tahu, siapa tau Tuhan membuat anak yang sekarang keguguran karna kalau dia lahir nanti cacat atau bagaimana .. kan lebih sakit. Nah setelah janin yang sekarang gugur atau jatuh, semoga saluran sel telur sahabatku jadi benar-benar bersih sekarang, dan siap dibuahi dengan sempurna 🙂

Syukurlah akhirnya sahabat-ku menjadi lebih baikan mendengar itu, dan aku pun berharap dia telah merasa jauh lebih baik sekarang. 

Siang ini saat akan membeli makan siang, di lift aku mendengarkan percakapan beberapa teman. “Eh lu emang lagi gemuk atau hamil ?” … sambil tersenyum yang ditanya menjawab “Dua-duanya … gw emang lagi gemukan … and lagi nunggu juga nih .. semoga segera datang.” sambil mengelus-ngelus perutnya.

Sedih yah mendengar hal-hal seperti ini, aku tau loh bahwa teman yang satu ini sudah beberapa kali keguguran .. sehingga sekarang dia sangaaat rindu mempunyai seorang bayi mungil di dalam rumah tangga mereka.

Jika direnungkan bagaimana ya kondisi psikologi wanita-wanita ini, aku tak sanggup mengatakan “sabar” kepada mereka. Karena aku tak di posisi mereka. Saat ini saja, menginjak usia 30 tahun lebih .. aku belum menikah .. aku merasa belum sempurna sebagai seorang wanita. pastilah demikian juga dengan mereka para wanita yang belum dikarunai anak, mereka juga pasti akan merasa “tidak sempurna” … karena harapan itu kecil adanya.

Satu-satunya hal yang dapat aku nyatakan kepada wanita-wanita ini adalah … kita hanya bisa berdamai dengan keadaan yang ada, tetap percaya, tetap berharap pada keajaiban sekecil apapun itu .. legowo namun yakin bahwa Tuhan kan tunjukkan rancangan indahNya pada kita … sekecil apapun kita … kita berharga di mataNya. Amien 🙂

Read Full Post »