Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Red prints of knowledge’ Category

Saat itu saya masih berusia 9 tahun, ketika Ibu menasehati saya agar tidak terlalu akrab dengan anak salah seorang tetangga di dekat rumah. Dengan lembut Ibu bercerita, bahwa mereka adalah keturunan berKTP merah. Saya mengangguk mengerti. mencuci tangan dan kaki … lalu beranjak tidur.

(more…)

Advertisements

Read Full Post »

I am trying to improve my English skill. Since I worked for Japanese, my grammar totally broke and I made a lot ugly mistakes in my English conversation.

Soon I will finish my master degree, so I will have a lot time to study English. My target is to learn English everyday, so I can improve it day by day.

Today, I was searching English on lesson at the internet, and I found an interesting grammar lesson.

(more…)

Read Full Post »

Tet tot tet tot … * sorry guys ini bukan klakson metro mini, tp bunyi telpon di atas meja kantor gue yang bunyinya bukan kring kring …

Menatap sebentar display telpon, berharap bukan telpon dari nomer2 yang ga terlalu gw kehendaki (bos misalnya). Oh ternyata telpon dari temen gw di meja seberang. Di kantor gw agak norak, klo ada apa2 kita komunikasi lewat telpon. Disini ga pakai kubikal2 .. lempeng tanpa sekat2 kaya di lapangan bola, namun semua orang duduk tenang kaya di kuburan. Sunyi sepi, senyap .. yg ada cuma suara orang2 bisik2 di telpon, bahkan gw ngupil juga bisa kedengeran suara kresek2 jari gw yang lagi korek2 kotoran hidung yang sudah membatu.

(more…)

Read Full Post »

(Berdasarkan Teori Maslow)

Menurut Abraham Maslow manusia mempunyai lima kebutuhan yang membentuk tingkatan-tingkatan atau disebut juga hirarki dari yang paling penting hingga yang tidak penting dan dari yang mudah hingga yang sulit untuk dicapai atau didapat. Motivasi manusia sangat dipengaruhi oleh kebutuhan mendasar yang perlu dipenuhi.

Kebutuhan Maslow harus memenuhi kebutuhan yang paling penting dahulu kemudian meningkat ke yang tidak terlalu penting. Untuk dapat merasakan nikmat suatu tingkat kebutuhan perlu dipuaskan dahulu kebutuhan yang berada pada tingkat di bawahnya.

Lima (5) kebutuhan dasar Maslow – disusun berdasarkan kebutuhan yang paling penting hingga yang tidak terlalu krusial :

1. Kebutuhan Fisiologis
Contohnya adalah : Sandang / pakaian, pangan / makanan, papan / rumah, dan kebutuhan biologis seperti buang air besar, buang air kecil, bernafas, dan lain sebagainya.
2. Kebutuhan Keamanan dan Keselamatan
Contoh seperti : Bebas dari penjajahan, bebas dari ancaman, bebas dari rasa sakit, bebas dari teror, dan lain sebagainya.
3. Kebutuhan Sosial
Misalnya adalah : memiliki teman, memiliki keluarga, kebutuhan cinta dari lawan jenis, dan lain-lain.
4. Kebutuhan Penghargaan
Contoh : pujian, piagam, tanda jasa, hadiah, dan banyak lagi lainnya.
5. Kebutuhan Aktualisasi Diri
Adalah kebutuhan dan keinginan untuk bertindak sesuka hati sesuai dengan bakat dan minatnya.

Bagaimana dengan anda, kebutuhan-kebutuhan mana saja yang telah terpenuhi dalam hidup anda pribadi.

Coba anda jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini : (more…)

Read Full Post »

Ref : Alex Pangestu | 2010-10-25 15:46:34 Nasional Geografi

Original : http://www.sciencedaily.com/releases/2010/10/101022184957.htm

Peneliti dari Syracuse University, Profesor Stephanie Ortigue, menemukan ada 12 area pada otak yang bekerja pada saat seseorang jatuh cinta. Kedua belas area itu menghasilkan bahan kimia, seperti dopamine, oxytocin, adrenalin, dan vasopression, yang berujung pada euforia. Rasa cinta juga memengaruhi fungsi psikologi, metafora, dan penilaian fisik.

Jadi, cinta itu berasal dari hati atau otak? “Pertanyaan yang selalu sulit dijawab. Saya berpendapat asalnya dari otak,” kata Ortigue. “Contohnya, suatu proses di otak kita bisa menstimulasi hati. Beberapa perasaan dalam hati kita sebetulnya merupakan gejala atas proses yang terjadi di otak.”

Penelitian lain mendapati peningkatan jumlah darah dalam faktor penumbuh untuk syaraf yang memegang peranan penting dalam cara orang bersosialisasi. Hal ini menghadirkan fenomena yang disebut dengan “cinta pada pandangan pertama”. Hal ini dikonfirmasi oleh temuan Ortigue yang menyebutkan kalau cinta bisa hadir dalam waktu seperlima detik.

Ortigue menjelaskan dengan memahami cara orang jatuh cinta dan putus cinta, para peneliti bisa mengembangkan terapi baru. “Kita bisa mengerti penyakit putus cinta,” kata Ortigue.

Studi Ortigue juga mendapati ada bagian otak yang berbeda untuk tipe cinta yang berbeda. Cinta tanpa syarat, contohnya cinta seorang ibu pada anaknya, dipicu oleh aktivitas otak di bagian umum dan pada tempat yang berbeda-beda, termasuk otak tengah. Cinta yang bergairah antara kekasih melibatkan area kognitif, bagian yang mengharapkan imbalan, dan penilaian fisik.

Read Full Post »

Nice inpoh to read. I was surprise to read the article below.
Should we laugh or feel sorry while our friends in the other side of this world can’t open facebook website easily.

Link : http://tekno.kompas.com/read/2011/01/26/17132256/Facebook.dan.Mark.Zuckerbergnya.China

Facebook sangat fenomenal dan populer dewasa ini, mulai dari anak sekolah sampai opa-oma memakai Facebook. Dari Fidel Castro sampai Dalai Lama punya akun Facebook. Saya sempat berpikir, pasti tidak ada manusia yang tidak mengenal Facebook. Ternyata pikiran saya keliru.

Ada 1,3 miliar manusia di muka bumi ini tidak mengenal Facebook, yaitu masyarakat China. Mereka hidup di balik tembok tebal (firewall) internet yang dipasang oleh pemerintah China. Konon ada beberapa orang kaya dan menguasai teknologi komputer yang bisa membobol firewall tersebut—tentu saja termasuk hacker China yang terkenal itu.

Pemasangan firewall yang dilakukan oleh pemerintah China bukan tanpa tujuan. Tujuan utamanya untuk pertahanan negara. Tujuan berikutnya untuk memaksimalkan penggunaan produk lokal (buatan sendiri).

Segala sesuatu yang laris ada versi China-nya. Mulai dari produk makanan dan minuman sampai sepeda motor, semua ada versi China-nya. Atau, sebutlah Chiphone—iPhone versi China. Setiap barang duplikat yang diproduksi di sana dimaksudkan agar masyarakat China hanya mengonsumsi dan menggunakan barang-barang buatan mereka sendiri.

Dengan demikian, defisit neraca perdagangan bisa ditekan sampai ketitik terendah (karena mereka tidak banyak impor barang). Terbukti taktik itulah yang membuat ekonomi China sekarang ini menjadi sangat stabil, bahkan mampu menggoyang Amerika Serikat.

Kembali ke topik utama (Facebook). Lalu bagaimana mereka berkomunikasi? Apakah mereka menggunakan kentongan?

Tentu saja tidak. Namanya bukan China kalau mereka tidak memiliki barang hasil buatan mereka sendiri. Mereka memiliki jejaring internet sendiri yang menghubungkan antara masyarakat China yang satu dengan yang lain. Termasuk jejaring pertemanan. Facebook versi China!

Renren (Facebook-nya China)

(more…)

Read Full Post »

Dengan mengonsumsi banyak makanan-makanan produk susu, risiko terkena penyakit diabetes tipe-2 bisa dikurangi.

Penelitian terbaru mengatakan orang-orang yang banyak mengonsumsi produk persenyawaan susu memiliki risiko 60 persen lebih rendah daripada mereka yang tidak. Kesimpulan ini ditarik berdasarkan pada data kesehatan selama sekitar 20 tahun dari 3.736 orang terdaftar pada lembaga penelitian kesehatan kardiovaskular di National Heart, Lung, and Blood Institute.

Produk susu, termasuk keju, mentega, atau yogurt, memiliki komponen senyawa yang disebut asam trans-palmitoleat. Perputaran asam trans-palmitoleat di dalam tubuh secara terus-menerus akan meningkatkan kestabilan tingkat kolestrol dalam darah, juga menjaga insulin (gula darah) tetap pada level sehat.

(more…)

Read Full Post »

Older Posts »