Feeds:
Posts
Comments

Archive for September, 2011

Suatu saat anda membuat status menggerutu di facebook atau di ym yah di dunia social network lah.. lalu tiba2 seseorang menghampiri anda dan bilang … “sabar …” … atau malah ngasih ayat …?
Jujur deh .. gimana perasaan anda ?

Kalau gw mengalaminya gimana gitu yah .. gw lagi kesel-kesel tiba2 ada orang ga tau apa-apa langsung bilang sabar .. yang sabar ..
Heloooow .. do you know my situation ?

Coba bayangi klo dia yang di situasi gw, apa bisa sabar ? Gw yakin enggak tuh. Oke niatnya baik, tapi kok gw curiga ada unsur2 merasa bahwa dia lebih bijak.

Heyyy stop it .. kadang2 ya, klo orang lagi marah dan ngedumel .. ada baiknya simpati dulu, empati dulu .. tanya ada apa? dengarkan permasalahannya apa, lalu ketika si orang mereda ,, bolehlah bilang ga bisa bantu apa2 nih .. cuma bisa bilang yang sabar ya ..

Kan lebih enak gitu bos … 😉

Advertisements

Read Full Post »

Tet tot tet tot … * sorry guys ini bukan klakson metro mini, tp bunyi telpon di atas meja kantor gue yang bunyinya bukan kring kring …

Menatap sebentar display telpon, berharap bukan telpon dari nomer2 yang ga terlalu gw kehendaki (bos misalnya). Oh ternyata telpon dari temen gw di meja seberang. Di kantor gw agak norak, klo ada apa2 kita komunikasi lewat telpon. Disini ga pakai kubikal2 .. lempeng tanpa sekat2 kaya di lapangan bola, namun semua orang duduk tenang kaya di kuburan. Sunyi sepi, senyap .. yg ada cuma suara orang2 bisik2 di telpon, bahkan gw ngupil juga bisa kedengeran suara kresek2 jari gw yang lagi korek2 kotoran hidung yang sudah membatu.

(more…)

Read Full Post »

Aku membaca harian kompas hari ini, detik-detik menjelang 10 tahun serangan teroris 9/11 yang menewaskan hampir 3.000 orang di Amerika Serikat.

Kisahnya mungkin sudah cukup hapal di kepala kita, bagaimana empat pesawat penumpang yang telah dibajak sebelumnya dengan sengaja menubrukkan diri untuk menerjang Pentagon dan World Trade Center di New York.

Aku hanyalah rakyat Indonesia yang tidak tau bagaimana keadaan sebenarnya di US ketika kejadian ini berlangsung. 10 Tahun yang lalu aku masih menimba ilmu di sebuah kota di Bandung yang tenang, tiba-tiba sekeliling menyalakan televisi karena dihebohkan dengan berita mencekam ini. Hingga 10 tahun telah berlalu sejak hari itu, tanggal 9/11 telah menyimpan banyak kesedihan hingga kemarahan akan kematian orang-orang yang tidak berdosa.

Saat hari ini aku membaca surat kabar harian lewat internet, aku miris dengan komentar-komentar yang muncul di dalam setiap halaman berita yang ada. Jika aku tidak salah, aku tinggal di negri dengan penduduk muslim terbanyak di dunia ini.

Banyak komentar yang menyatakan bahwa ini adalah konspirasi dari US untuk menjelek2an agama muslim. Aku kebetulan penganut agama nasrani, aku bukan pembela US atau pengagum US. Tapi aku juga bukan pembenci US.

(more…)

Read Full Post »

Hari ini gw sedang ngobrol-ngobrol gitu dengan seorang teman, di tengah pembicaraan gw mencetuskan kata2 kaya begini … “Wah, keadaan lu seperti makan buah simalakama ya … ”

Lalu dy membalas : “Gw agak kurang ngerti tuh ungkapan makan buah simalakama… maksudnya apa ya tin?”

Dan gw segera tepok jidat, garuk2 notebook. Ada ya hari gini anak S2 ga tau makna peribahasa “Bagai makan buah simalakama” hihihi.

Dalam Wikiquote arti peribahasa “Bagai makan buah simalakama” adalah keadaan yang serba salah. Biasanya digunakan untuk orang yang sedang menghadapi dua pilihan, dan kedua-duanya akan menyebabkan orang tersebut mengalami hal yang buruk.

Eh tapi sebenarnya buah simalakama itu dalam kehidupan nyata ada gak sih ? Karena penasaran gw coba menemukan jawabannya lewat om gugel.

(more…)

Read Full Post »